08 Juli 2009

Mereka yang Keluar Begitu Saja

aduh semua ujian sudah selesai ini. saat ini saya benar-benar merasakannya. merasakan itu yang namanya menganggur. tidak ada kerjaan, tidak ada pergi-pergi kemana, tidak ada janji-janji yang harus ditepati. hanya saya seorang di rumah ini. menunggu pengumuman hasil ujian nanti.

aduh apa yang mau saya tulis yaa?

oiya, saya jadi ingat beberapa bulan yang lalu itu ada sesuatu keluar dari hidung saya. bukan, ini bukan bulu hidung atau kotoran hidung yang biasa kita sebut-sebut sebagai upil itu. tapi ini adalah pembuluh darah saya yang pecah.

persis ketika saya bangun pagi, lalu berseni di kamar mandi. itu saya berseni sambil berdiri, bukan jongkok seperti mereka para wanita. saya berseni memandang ke arah cermin. membanggakan wajah saya yang berantakan. berantakan sekali sampai saya ingin mencelupkan wajah saya ke dalam air. untuk apa? yaa untuk supaya basah nantinya. agar apa? agar supaya nantinya wajah saya menjadi basah bukannya berantakan.

belum saya melaksanakan tindakan tersebut, tiba-tiba hidung saya seperti yang ada mengalir. saya pandang wajah saya lebih dalam, lebih serius. lalu mengalirlah darah itu. darah itu keluar dari hidung saya. keluar berbarengan dengan air seni saya. sehingga saya cukup panik juga. bingung akan menghentikan yang mana dulu. itu air seni memang kalau pagi suka banyak, bisa semenitan untuk menghentikannya. aduh darah saya sudah kemana-mana. sudah sampai jatuh di lantai.

keluarlah saya dari kamar mandi, mengambil tissue dan menyumbat hidung saya sembari tiduran dilantai. oh, itu mama saya datang dan bertanya, "ngapaian kamu?". saya hanya menjawab, "ajaib, ingusku merah ma, ini hebat yaa!". lalu dia menjawab lagi, "oh mimisan" da segera membangunkan kakak saya yang waktu itu sedang masih tidur.

aduh kenapa mama saya seperti yang biasa saja? oiya saya ingat, mungkin ini karena saya sudah sering mimisan. jadi dia tidak kaget.

iyaa juga, sudah sejak teka saya merasakannya. merasakan darah itu mengalir dari hidung saya. sempat juga saya berpikiran untuk memfotonya ketika darahnya keluar lagi. biar apa? biar ada kenangannya gitu. dan percayalah teman, saya berhasil!

iyaa saya berhasil memfotonya, saya memang tidak bergaya saat itu. sumpah, itu hal yang sulit. berpose sambil mengeluarkan darah. walau akhirnya berhasil juga. ini saya akan beri foto dari usaha saya sendiri. tolong dihargai dan jangan bilang "ihh" bilanglah "wow" atau "keren".



hahaha lumayan lah, sebenarnya itu masih ada lagi. saya sempat berfoto sampai empat kali, tapi mungkin lain kali saja saya tunjukan.

oiya, yang ini juga akan saya tunjukan pada kalian. benda asing ini tiba-tiba keluar disaat saya sedang belajar. untung lah teman saya, teman sebangku saya itu, yang bernama agung selalu siap kamera. maka bisa saya abadikan kejadian ini. tolong jangan bilang "arrghh", hargailah usaha teman saya dan saya sebagai modelnya ini.




hahaha itu namanya mimisan berwarna hijau!!

Tidak ada komentar: